Showing posts with label Lingkungan Santa Theresia Bogor Raya Permai. Show all posts
Showing posts with label Lingkungan Santa Theresia Bogor Raya Permai. Show all posts

Saturday, 20 March 2021

PERAYAAN PEKAN SUCI DI PAROKI ST IGNATIUS LOYOLA SEMPLAK TAHUN 2021

Perayaan Pekan Suci 2021 di Paroki St. Ignatius Loyola Semplak pada tahun ini diselenggarakan dengan tetap mengindahkan protocol kesehatan. Jadwal perayaan adalah sebagai berikut:

Misa Minggu Palma pk. 08.30

Misa Kamis Putih pk. 18.00

Ibadat Jum'at Agung pk. 15.00

Misa Vigili Paskah pk. 18.00

Misa Hari Raya Paskah pk. 08.30


Yang dapat mengikuti misa offline adalah umat Paroki St Ignatius Loyola yang berusia 15-60 tahun dan dalam kondisi sehat. Setiap wilayah mendapat kuota yang berbeda. Lingkungan St Theresia terletak di Wilayah II yang memperoleh kuota sebanya 160 orang untuk setiap perayaan. Jadi, jatah umat yang dapat mengikuti perayaan dari Lingkungan St Theresia adalah sekitar 17 orang saja. Umat Santher harus mendaftarkan diri untuk Minggu Palma sebelum 25 Maret 2021. Sedangkan pendaftaran untuk Trihari Suci dan Minggu Paskah dilakukan paling lambat pada Minggu 28 Maret 2021. Panitia Pekan Suci Paroki menegaskan bahwa kehadiran umat dalam Perayaan Pekan Suci tanpa pendaftaran akan ditolak. Umat yang dapat hadir tetap harus mengikuti protap yang telah disiapkan oleh Panitia.

Sementara itu, umat di bawah usia 15 tahun dan di atas 60 tahun serta umat lain yang berhalangan atau tidak memperoleh kuota dapat mengikuti perayaan-perayaan Pekan Suci yang disiarkan secara live streaming dengan link yang disiapkan oleh Paroki. Dengan demikian umat dapat merayakan misteri-misteri Pekan Suci bersama keluarga masing-masing. Semoga semua dapat berjalan baik agar umat memperoleh buah-buah perayaan Pekan Suci.

Saturday, 21 March 2020

UMAT LINGKUNGAN ST THERESIA MENGIKUTI MISA ONLINE


Pemerintah telah menetapkan virus corona Covid-19 sebagai wabah pandemik dan merupakan bencana nasional. Selama beberapa minggu ke depan semua warga Negara dihimbau untuk melakukan self isolation (atau pengurungan diri) dan social distancing (menjaga jarak dari orang lain dan tidak bergabung dalam kerumuman banyak orang) untuk memutus rantai penyebaran virus tersebut.

Gereja Katolik, khususnya Keuskupan Bogor dan Paroki St Ignatius Loyola Semplak, juga menindaklanjuti himbauan pemerintah itu dengan meniadakan hampir semua kegiatan rohani yang biasanya melibatkan banyak orang seperti misa, ibadat, doa bersama, pendalaman APP, latihan kor, rapat dan sebagainya. Umat dihimbau untuk melakukan kegiatan-kegiatan spiritual di rumah.

Salah satu yang diminta oleh Gereja adalah supaya umat mengikuti misa dari rumah. Sejumlah gereja menyelenggarakan misa Minggu Prapaskah yang disiarkan secara live streaming lewat channel Youtube.  Umat lingkungan Santher dapat mengikuti salah satu link yang disebarkan lewat pesan-pesan WhatsApp.

Berikut ini adalah sejumlah saran bagi umat yang ingin mengikuti misa secara online.

Pertama, tentu saja umat dapat berkumpul bersama kelurga di rumah masing-masing. Bila dirasa membantu, umat boleh memasang beberapa simbol rohani seperti salib atau lilin.

1. Persiapkan diri Anda sebaik-baiknya. Sangat baik jika Anda mandi lebih dahulu dan berpakaian yang pantas, tidak harus sangat formal. Tingkat kepantasan Anda tentukan sendiri.

2. Lokasi mengikuti misa online harus di tempat yang pantas seperti: ruang tamu; ruang keluarga atau ruang doa. Tentu jangan di atas kasur atau kamar mandi. Tentu lokasinya harus punya sinyal wifi kuat di rumah Anda.

3. Ikuti Perayaan Ekaristi secara penuh. Jangan ditinggal untuk urusan lain. Anda mengikuti misa sejak awal dengan membuat tanda salib saat pembukaan dan pada saat berkat penutup.

4. Ikutilah Ekaristi sambil duduk saja, tidak perlu berdiri, berlutut, duduk, dll.

5. Ikutilah tayangan misa online sambil berdoa dengan sungguh sungguh. Ambil waktu persiapan. Ikuti secara penuh. Berdoalah secara pribadi saat upacara penerimaan komuni.

6. Ada doa khusus untuk komuni spiritual atau komuni batin, yang di-share di grup-grup WhatsApp. Anda dapat mempergunakan doa khusus tersebut. Berikut rumusan Doa Komuni Batin dari Santo Alfonsus Liguori:

Yesusku, aku percaya bahwa Engkau hadir dalam Sakramen Mahakudus.
Aku mengasihi-Mu melebihi segala sesuatu,
dan aku merindukan Engkau dalam seluruh jiwaku.
Karena aku tidak dapat menerima-Mu secara sakramental saat ini,
maka datanglah ya Tuhan sekurang-kurangnya secara rohani dalam hatiku,
meskipun Engkau selalu telah datang.
Aku memeluk-Mu dan ingin mempersatukan seluruh diriku seutuhnya dengan-Mu,
dan jangan izinkan aku terpisah dari-Mu.
Amin.

Nah, selamat merayakan Ekaristi secara online.

Sunday, 1 March 2020

BANTULAH IMAMMU DI JALAN SALIBNYA DENGAN DOAMU


 Tulisan ini dibagikan oleh Ketua Lingkungan Santa Theresia Bogor Raya Permai kepada umat lingkungan melalui pesan WhatsApp. Semoga berguna. Shalom...
 

_Ketika engkau tidak menyukai kotbahnya, jangan engkau mengeluh & menceritakan pada yang lain tapi cukup dengan mendoakan dia._

_Jika engkau tidak suka dengan cara ia memimpin misa, jangan jadikan alasan untuk tidak mengikuti misa, tetapi cukup mendoakan dia._

_Jika benci dengan kebijakannya, tak usah disebarkan apalagi di-banding²kan dengan imam yang dekat denganmu. Cukup mendoakan dia._

_Ketika keluh kesahmu, cerita burukmu tentang imam itu sebenarnya engkau sedang menambah beban jalan salibnya._

_Ketika engkau membatalkan mengikuti misa karena tahu dia yang memimpin misa, sebenarnya engkau sedang menikam lambung imamatnya._

_Ketika bencimu menjadi jalan membuat perbandingan, engkau sedang membuka arena pertempuran sesama imam._

_Mungkin engkau puas, senang, benci, punya cerita buruk, tidak mau mengikuti misa kalau dia yang memimpin & membandingkan dengan imam yang dianggap baik karena mengikuti kemauanmu._

_Namun pernahkah, meski hanya sekali saja engkau merasakan betapa berat salib yang dipikul. Salib bukan soal kemiskinan. Bukan soal ketaatan dan kemurnian. Tetapi salib itu adalah usaha untuk tetap berdiri tegak & tetap teguh melangkah agar tak jatuh pada pencobaan._

_Salib terberat para imam adalah berusaha untuk tidak jatuh meski beban salib itu sangat berat. Berusaha tetap setia pada Yesus, meski seringkali bayang² wajah semu selalu hadir menggoda pikiran merayu hati._

_Salib imammu sudah berat jangan engkau tambah lagi dengan bencimu. Cukup doakan imammu._

Thursday, 27 February 2020

SUKA DUKA PASTOR


Tulisan ini kami dapatkan dari beberapa grup WA. Terima kasih kepada seorang penulis yang membagikan gagasan ini kepada kita semua. Semoga berguna bagi umat lingkungan Santa Theresia Bogor Raya Permai. Shalom.

Aku ingin, supaya kamu hidup tanpa kekuatiran. Orang yang tidak beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara Tuhan, bagaimana Tuhan berkenan kepadanya. (1 Korintus, 7:32).

'Hidup Pastor itu enak ya?' Sering kali mendengar pertanyaan demikian. Bagi sebagian orang, hidup pastor terlihat ‘enak’. tidak perlu mikir makan-minum, pakaian, rumah, biaya ini itu, bahkan masa depan. Mau perlu apapun bisa dipenuhi. Mau kemanapun ada sarana dan cara. Lagi pula banyak umat yang berbaik hati dan bersedia membantu. Pastor sepertinya tak punya beban hidup. Dan masih banyak hal ‘enak’ lainnya yang dipikirkan orang.

Tetapi, bukankah pastor juga mengalami hal² yang *‘tidak enak?'* Waktu pastor bukanlah miliknya sendiri. Sebagian besar waktunya didedikasikan untuk banyak orang. Ia harus siap dipanggil siang atau malam. Kadang kesendirian dan kesepian sebagai manusia menderanya. Belum lagi ikatan emosional dengan keluarga dan teman² yang kadang melintas dan tak terbendung.

Dalam karya pelayanan, pastor tidak bisa memilih tempat yang disukai. Ia harus taat diutus kemanapun oleh pimpinan. Kalau sudah nyaman di suatu tempat, ia bisa saja dipindahkan ke tempat lain. Kadang ia ditempatkan di daerah terpencil dengan medan pelayanan yang berat atau kehidupan yang keras dan sulit.

Dalam hidup komunitas, seorang pastor tidak bisa memilih siapa rekannya. Ia harus menerima siapapun. Kadang ia berhadapan dengan rekan yang karakter, hobi atau minatnya bertolak belakang yang bisa memicu adanya konflik. Tidak ada milik pribadi. Semua adalah milik bersama dengan uang saku yang sama. Dalam pergaulan, jika pastor jarang ngobrol dengan umat dibilang jaim, angkuh atau apalah. Tapi kalau akrab dengan umat, dibilang cari perhatian atau malah jadi bahan gosip. Jadi, ada juga hal yang tidak enak jadi pastor menurut standar manusia.

Tapi bagi seorang pastor, hidup ini bukan soal *‘enak atau tidak’* melainkan bahagia atau tidak. Melalui tahbisan imamat, ia diutus untuk memancarkan kebahagiaan dan mewartakan kabar gembira. Kebahagiaan itu bukanlah soal materi atau hal yang nampak dipermukaan, melainkan kebahagiaan yang lahir dari cara hidup dan penghayatan imamat.

Selama imamat membuat bahagia, maka hal yang *‘enak atau tidak’* tetaplah menjadi sarana bukan tujuan. Tujuan imamat bukan soal seberapa banyak sarana yang dimiliki, tetapi seberapa jauh dan dalam kebahagiaan serta sukacita Tuhan menjangkau orang lain.

Apa kekuatannya? Hidup seorang pastor melulu karena rahmat dan kasih Tuhan. Tuhan selalu punya cara untuk menuntun seorang pastor sebagai pelayan-Nya melewati dinamika suka-duka hidup ini.

Bagaimanapun juga pastor adalah manusia yang punya kelemahan. Kehadiran pastor bisa saja menjengkelkan karena pastor terlalu egois, otoriter dan merasa paling berkuasa, yang punya orientasi material lebih besar dari pada spiritual dan sebagainya. Kadang ia jatuh dalam dosa.

Itulah sebabnya pastor harus selalu berdoa, merenung, retret, meditasi dan mengolah diri agar menyadari kelemahan diri dan memperbaikinya.

Apapun kelemahannya, pastor adalah orang biasa yang dipanggil Tuhan untuk melaksanakan hal-hal yang luar biasa. Melalui seorang pastor, Tuhan bisa saja membuat orang yang kehilangan harapan kembali mendapatkan harapan. Orang yang kering hidupnya mengalami kesegaran, orang yang lemah mendapatkan kekuatan, orang yang sedih mendapatkan kegembiraan, dll.

Dalam diri seorang pastor......
Tuhan sedang berkarya demi keselamatan jiwa-jiwa

Monday, 27 January 2020

RAPAT PENGURUS LINGKUNGAN SANTHER JANUARI 2020


Pada hari Minggu 26 Januari 2020, sesudah Ibadat Sabda untuk mendoakan arwah Ibu Lina yang telah dipanggil Tuhan 40 hari sebelumnya, pengurus Lingkungan Santa Theresia (Santher) Bogor Raya Permai mengadakan rapat di kediaman Bapak Ag. Hermawan Aswindarto. Rapat dipimpin oleh Bapak Elhendri Willem, Ketua Lingkungan Santher, dan dipandu oleh Ibu Ida Elisabeth Situmorang, Sekretaris Lingkungan. Pengurus mengevaluasi kegiatan-kegiatan lingkungan yang digerakkan oleh pengurus inti maupun oleh seksi-seksi pada tahun 2019 serta membuat rencana untuk kegiatan rutin dan khusus pada tahun 2020.

Rapat pengurus Lingkungan Santher Januari 2020
Beberapa kegiatan sudah berjalan baik di tahun 2019. Pertama, kegiatan-kegiatan latihan dan tugas kor lingkungan baik di Paroki Santo Ignatius Loyola Semplak maupun di Katedral BMV dan Kapel Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta. Kedua, meskipun jumlah umat yang terlibat masih belum banyak, doa-doa Rosario lingkungan dan pertemuan rutin AAP, APP dan BKSN dapat berlangsung. Sejumlah kegiatan perlu diperbaiki di tahun 2020 ini.

Beberapa hal yang ingin dilakukan dan diperbaiki di tahun 2020 antara lain:

1.      Untuk tugas TTK (Tata Tertib & Kolektan) di Gereja St Ignatius Loyola. Ibu Ida Situmorang akan mem-back-up Bapak N. Budi Sutrisno dalam menggerakkan para petugas TTK lingkungan. Diharapkan lebih banyak umat bersedia terlibat dalam tugas-tugas TTK yang antara lain meliputi penyiapan dekorasi gereja (hari Sabtu), penyediaan snack untuk pastor (hari Sabtu), penyiapan kursi-kursi dan perlengkapan lainnya, pengumpulan dan penghitungan kolekte, dan sebagainya. Untuk setiap kelompok tugas akan ditunjuk seorang koordinator atau PIC.
2.      Doa-doa Rosario di bulan Mei dan Oktober akan dicoba diadakan di tingkat rukun dengan kemungkinan untuk menutupnya pada tingkat lingkungan di pertemuan terakhir.
3.      Apabila memungkinkan, bahkan pertemuan AAP, APP dan BKSN dapat dilakukan di rukun masing-masing, namun hal ini sangat tergantung pada ketersediaan pemandu atau fasilitator.
4.      Selain itu, pengurus lingkungan akan mencoba menghidupkan Seksi Kerasulan Keluarga dan Seksi Pendidikan untuk membantu warga yang memerlukan informasi atau pendampingan di kedua bidang tersebut.
5.      Seksi Katekese dan Kitab Suci berharap dapat mengadakan semacam sarasehan di bidang Kitab Suci dan Devosi pada tahun ini.
6.      Lingkungan Santher akan memiliki seorang pelayan komuni, yang biasa dikenal sebagai prodiakon, yaitu Bapak Vincentius Errick Martana, yang saat ini juga duduk sebagai Wakil Ketua Dewan Pastoral Paroki St Ignatius Loyola Semplak. Beliau akan dilantik pada bulan Maret 2020. Semoga Pak Errick dapat menjalankan tugas dengan baik.
7.      Diharapkan pada tahun ini semua Kepala Keluarga sudah memiliki Kartu Keluarga yang baru dari Paroki. Pengurus Lingkungan masih akan mengecek lagi keberadaan dan status sejumlah keluarga yang sampai sekarang tidak diketahui karena mereka tidak pernah melaporkan diri ke lingkungan sedangkan alamat baru mereka tidak diketahui lagi.
8.      Jadwal kegiatan lingkungan untuk seluruh tahun akan disosialisasikan lewat grup WhatsApp dan diharapkan semua warga dapat terlibat.

Semoga semua rencana baik dapat berjalan dengan baik juga. Ad maiorem Dei gloriam.
(tas20200127)