Friday, 13 August 2010

MISA LINGKUNGAN AGUSTUS 2010

Pada Kamis 12 Agustus kemarin diadakan Misa Lingkungan di rumah Bapak Frits Rumintjap. Misa ini dihadiri hanya oleh sekitar 15 warga St Theresia. Sedikit sekali yang bisa hadir jika dibandingkan dengan jumlah umat yang mencapai lebih dari 50 Kepala Keluarga. Salah satu sebabnya mungkin adalah belum sampainya warga dari tempat pekerjaan mereka... Selain itu, bisa saja karena orang tua sibuk mendampingi anak-anaknya belajar. Ada juga yang harus pergi ke luar kota untuk keperluang yang sangat mendesak. Tentu saja ada yang tidak hadir karena memang tidak membutuhkan lagi pelayanan Ekaristi, atau karena sudah tidak peduli lagi dengan kegiatan kerohanian lingkungan.

Dalam misa ini Romo Irwan Sinurat mengingatkan umat untuk mau mengampuni orang lain yang bersalah kepada kita. Beliau juga mengingatkan kita akan pentingnya memperhatikan kehidupan rohani... intinya: hidup tidak melulu untuk uang (meskipun uang itu juga perlu).

Inti pokok Perayaan Ekaristi adalah perjumpaan dengan Tuhan dalam Sabda dan Ekaristi. Kita bersyukur karena boleh mendengarkan Sabda-Nya dan boleh menyantap Tubuh dan Darah-Nya dalam perayaan iman ini.

Sesudah misa, umat menyantap hidangan soup asparagus, spagetti, salad dan buah-buahan yang telah disiapkan oleh keluarga Bapak-Ibu Frits Rumintjap.

Kiranya umat lingkungan St Theresia Bogor Raya Permai perlu melakukan refleksi kembali tentang perlu tidaknya misa lingkungan diselenggarakan. Menurut saya, misa lingkungan tetap perlu diselenggarakan karena di sinilah komunitas basis dikumpulkan dan dikuatkan. Kalau umat sudah tidak peduli lagi dengan misa lingkungan, kita perlu bertanya lagi: kenapa kegiatan ini tidak menjadi prioritas? Semoga umat di lingkungan St Theresia dan di semua lingkungan maupun wilayah di Paroki BMV Katedral Bogor tergerak hati mereka untuk menyambut kehadiran Tuhan dalam Sabda dan Ekaristi di rumah-rumah dan tempat pertemuan mereka. Tuhan memberkati.


Sunday, 8 August 2010

TUGAS RUTIN KOOR AGUSTUS 2010

Tugas koor pada Sabtu 7 Agustus 2010 di Gereja St Ignatius Loyola dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar. Terima kasih kepada Mas Kristantiono yang mengiringi lagu-lagu dengan organnya... juga kepada Pak Nurwiyono yang membantu suara Tenor.

Tugas koor selanjutnya adalah pada Minggu 22 Agustus 2010 pk 11.00 di Katedral BMV. Untuk persiapan tugas tersebut, akan diadakan latihan pada Minggu 15 Agustus 2010 pk 19.00 di rumah Ibu Monica&Pak Ronny.

Sementara itu, misa lingkungan untuk bulan Agustus 2010 akan diselenggarakan pada Kamis, 12 Agustus 2010 pukul 19.30 di kediaman Bapak Frits Rumintjap di FD 4/2.

Monday, 26 July 2010

DAFTAR LAGU SABTU 7 AGUSTUS 2010

Sabtu 7 Agustus pk 17.00 Koor Santher akan bertugas di Gereja St Ignatius Loyola Semplak. Seharusnya Santher bertugas pada hari Minggu 8 Agustus tetapi karena dirigen harus bertugas di Katedral, terpaksa tugas dimajukan. Terima kasih kepada Koor Lingkungan Kristoforus yang mau bertukar hari... Kristoforus akan bertugas pada Minggu tersebut. Terima kasih juga kepada Ibu Agnes Yohanes yang menjadi penghubung Koor Santher dengan Koor Kristoforus.

Berikut ini lagu-lagu yang akan digunakan dalam tugas tersebut:
Pembuka PS. 620 (Lihatlah Rumah Allah); Kyrie 342 (Misa de Angelis); Gloria 343 (Misa de Angelis); Mazmur Tanggapan 840 (Bahagia Kuterikat pada Yahwe), Bait Pengantar Injil 960 (Alleluya); Persiapan Persembahan 591 (T'lah Kutemukan Dasar Kuat); Sanctus 387 (Misa de Angelis); Bapa Kami 405 (gaya Rawaseneng); Pemecahan Roti 408 (Misa de Angelis); Komuni 687 (Berbahagialah), 434 (Santapan Peziarah); Madah Syukur 652 (Dikau Tuhan, Jadilah Impianku); Penutup 653 (Tuntun Aku, Tuhan Allah).

Sunday, 25 July 2010

KEGIATAN JULI 2010

Pada bulan Juli 2010 ini Koor Santa Theresia (Santher) Bogor Raya Permai bertugas 2 kali di Gereja Katedral Bogor yaitu pada tanggal 4 dan 25 Juli, dan 1 kali di Gereja St Ignatius Loyola Semplak pada Sabtu 10 Juli. Sementara itu latihan-latihan koor secara rutin diselenggarakan antara lain di rumah keluarga Ibu Mega, Bapak Ispranta dan Bapak Napitupulu. Harus diakui bahwa padatnya jadwal tugas membuat kualitas penguasaan lagu-lagu baru belum baik. Untunglah, khususnya untuk tugas di Katedral, Koor Santher dibantu beberapa rekan dari Koor Exultate, dan untuk tugas di Semplak Koor Santher dibantu oleh keluarga Bapak Nurwiyono.

Sementara itu, pada Senin, 19 Juli yang lalu diselenggarakan Misa Lingkungan di rumah Keluarga Bapak Napitupulu. Misa dipersembahkan oleh RD Simbul Gaib Pratolo. Umat yang hadir sangat sedikit... hanya sekitar 15 orang.... mungkin disebabkan oleh belum pulangnya sebagian warga yang harus bekerja di Jakarta dan sekitarnya hingga malam, oleh hujan yang deras sepanjang sore dan oleh hal-hal lain. Untunglah Romo Gaib sangat penyabar dan berkenan menunggu kesiapan umat hingga misa dimulai sekitar pukul 20.00. Sesudah misa selesai, Pak Napitupulu menghidangkan santap malam untuk seluruh umat.

Friday, 2 July 2010

AKU MENDAMBA ROMO YANG

Aku Mendamba Romo Yang
[Puisi Romo oleh Arswendo Atmowiloto]

aku mendamba Romo yang penuh kasih
- bukan yang pilih kasih
aku mendamba Romo yang bajunya kadang kekecilan, kadang kegedean
itu berarti pemberian umat
sebagai tanda cinta, tanda hormat
aku mendamba Romo, yang galak tapi sumanak
kaku pada dogma, tapi lucu kala canda
yang lebih sering memegang rosario
dibandingkan bb warna hijau
aku mendamba Romo yang lebih banyak mendengar
dibandingkan berujar
aku mendamba Romo yang menampung air mataku
- tanpa ikut menangisi
yang mengubah putus asa menjadi harapan
yang mengajarkan ritual sekaligus spiritual
duuuuh, damba dan inginku banyak, banyak sekali
tapi aku percaya tetap terpenuhi
karena Romoku mau dan mampu selalu memberi
- inilah damba dan doaku, Romoku
eee, masih ada satu lagi
sekali mengenakan jubah, jangan berubah
jangan pernah mengubah, walau godaan mewabah
bahkan sampai ada laut terbelah
kenakan terus jubahmu
itulah khotbah yang hidup
agar aku bisa menjamah
seperti perempuan Samaria pada Yesus Allah Tuhanku
aku mendamba Romo yang menatapku kalem
bersuara adem
"Berkah Dalem ..."

*) dibacakan saat dialog interaktif, di kompleks Gereja St. Fransiskus Asisi, Tebet,Jakarta, 20 Juni 2010

Tuesday, 15 June 2010

KOOR SANTHER BENAR-BENAR SIBUK

Beberapa tahun yang lalu, bahkan 2 tahun yang lalu, tidak pernah terbayang bahwa Koor Santher akan menjadi sedemikian sibuk dengan tugas-tugas baik di Semplak maupun di Katedral. Sampai dua tahun yang lalu, Koor Santher hanya bertugas di Semplak sekali dalam dua bulan. Lalu ketika ada permintaan tugas di Katedral, Koor Santher diminta bertugas sekali dalam dua bulan. Kini, setelah sekitar 2 tahun setia dengan pelayanan-pelayanan seperti itu, Koor Santher bertugas di Gereja St Ignatius Loyola Semplak setiap bulan; demikian juga tugas di Katedral. Bahkan, dalam bulan Juli 2010 nanti, Koor Santher akan bertugas di Katedral BMV Bogor dua kali, yaitu tanggal 4 Juli pukul 7.00 dan tanggal 25 Juli pukul 7.00.

Sabtu 12 Juni yang lalu Koor Santher bertugas di Semplak. Misa dipersembahkan oleh RD Markus Lukas dari Kantor Keuskupan Bogor. Kita dapat menjalankan tugas dengan baik... Lagu-lagu dinyanyikan dengan lantang dan serempak... tentu juga berkat bantuan Kristantiono - organis "pinjaman" kami. Hari berikutnya, Minggu 13 Juni, kita berlatih di rumah Bapak Mikael Padmanaba untuk mempersiapkan tugas-tugas berikutnya.

Sejujurnya Koor Santher merasa kewalahan dengan banyaknya tugas seperti ini. Mengapa? Selain tugas-tugas koor, kita juga harus bertugas TTK di Semplak... dan sebagian warga yang terlibat juga para anggota koor. Selain itu, dengan materi suara "kelas lingkungan", Koor Santher merasa kurang waktu dan kurang banyak untuk berlatih... Tentu ini akan berbeda dengan koor-koor yang anggota-anggotanya memang para penyanyi yang mudah belajar lagu-lagu baru. Hal yang kurang adalah karena Koor Santher tidak punya organis yang dapat selalu bersama berlatih di lingkungan. Selama ini Koor Santher masih meminjam organis-organis dari lingkungan/wilayah lain. Namun demikian, Koor Santher tetap akan berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan yang terbaik. Kalau pun hasilnya belum maksimal, Koor Santher tidak akan pernah berkecil hati.

Sunday, 6 June 2010

TUGAS KOOR 6 JUNI 2010


Hari ini koor Santher bertugas pada misa pukul 11 di Katedral BMV, bertepatan dengan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus. Misa dipersembahkan oleh RD Yustinus Monang Damanik. Aklamasi menggunakan cara ke-4. Dalam tugas ini Sheila berhalangan membantu karena ia harus menghadiri upacara kremasi omanya yang wafat Kamis pagi minggu kemarin. Tugas mengiringi dengan organ dijalankan oleh Mas Melvin yang selama ini menjadi organis di Koor Mahasiswa dan Koor St Lucia. Koor Santher berterima kasih atas kebaikan dan bantuan Mas Melvin. Dalam tugas hari ini, kita juga dibantu oleh Pak Simon Supratman dari Exultate; bahkan beliau kita minta menyanyikan Bait Pengantar Injil.

Tugas-tugas telah menanti Koor Santher di bulan Juli: Minggu 4 Juli pukul 7.00; Minggu 18 Juli pk. 11 dan tugas di Gereja St Ignatius Semplak pada Minggu 11 Juli pk 9.00. Tugas-tugas beruntun ini memaksa Koor Santher untuk berlatih lebih serius... ada baiknya namun juga ada kekurangannya. Baiknya adalah adanya latihan rutin. Buruknya atau kekurangannya adalah kurang tersedianya waktu untuk berlatih lagu-lagu baru.